Herpes

Penyakit Herpes

about Propolis Diamond


Penyakit herpes disebabkan oleh virus, yaitu Herpes simplex tipe 1 (HSV-1) atau Herpes simplex tipe 2 (HSV-2). Gejalanya yaitu berupa luka pada kulit yang terkena virus, dan disertai dengan rasa nyeri serta panas, kemudian diikuti dengan lepuhan seperti luka bakar dan demam. Lepuhan-lepuhan kulit yang menjadi ciri khas herpes akan mengelupas dengan atau tanpa pengobatan. Terkadang penderita tetap merasa nyeri dan panas meskipun lepuhan-lepuhan itu sudah kering dan mengelupas. Hal itu disebabkan karena virus herpes menyerang bagian saraf.
herves
herves
Pada beberapa kasus, penyakit herpes genital biasanya tidak menunjukkan gejala sehingga penderita tidak mengetahui bahwa ia mengidap penyakit herpes. Gejala awal dari herpes genital, antara lain:
-Rasa gatal dan terbakar di daerah genital atau anal atau seperti flek hitam
-Rasa sakit di sekitar kaki, pantat atau daerah genital
-Keluarnya cairan dari vagina
-Adanya perasaan seperti tertekan di daerah perut

Penularan penyakit herpes dapat terjadi melalui kontak kulit dengan penderita. Jika seseorang mempunyai herpes di mulutnya kemudian ia mencium orang lain, maka orang itu dapat terkena herpes pula. Jika ia melakukan oral seks, maka herpes tersebut dapat menular ke kelamin, walau kemungkinan menularnya lebih kecil dibandingkan jika terjadi kontak antar kelamin (hubungan seksual). 


Virus herpes mempunyai sifat yang berbeda-beda, ada yang menyukai daerah mulut dan ada pula yang menyukai bagian kelamin.
Cara pengobatan herpes yaitu dengan memberikan obat antiviral. Obat itu bertujuan untuk meringankan rasa sakit. Penderita biasanya juga mendapatkan obat anti nyeri dan panas, serta obat luar seperti bedak dan salep, juga zat pendukung seperti vitamin.

 Saran penggunaan propolis diamond (PD)

Berikan 10 tetes Propolis Diamond / Natural PNZ Propolis setiap 2 jam sekali maximal 3 hari berturut-turut atau sampai herves mengering.
Pemberian minum 1 gelas teh pegagan bisa di lakukan 2 kali sehari bisa membantu mengurangi rasa sakit. Apabila ada serangan di bagian kulit oleskan Propolis Diamond 2 kali sehari secukupnya.
Selengkapnya klik »»  Herpes

Propolis Anti Tumor

Jenis Jenis Tumor

Berdasarkan tissue awal, tumor dapat dibagi menjadi: 

Tumor asal epithelial. 
Squamous epithelium: squamous cell papilloma, squamous cell carcinoma transitional epithelium: transitional cell papilloma, transitional cell carcinoma basal cell (hanya di kulit): basal cell carcinoma Tumor asal mesenchymal, Tumor sel darah, Tumor sel germ


propolis tumor
propolis tumor
Tumor ganas disebut kanker. Tumor disebabkan oleh mutasi dalam DNA sel. Sebuah penimbunan mutasi dibutuhkan untuk tumor dapat muncul. Mutasi yang mengaktifkan onkogen atau menekan gen penahan tumor dapat akhirnya menyebabkan tumor. Sebuah mutasi dalam satu oncogen atau satu gen penahan tumor biasanya tidak cukup menyebabkan terjadinya tumor. Di masa depan kemungkinan tumor dapat dirawat lebih baik dengan menggunakan DNA microarray untuk menentukan karakteristik terperinci dari tumor. 

Dalam kasus di mana orang tua yang terdapat tumor, kebanyakan tumor ini merupakan tumor ganas. Contohnya, bila seorang wanita berumur 20 tahun memiliki tumor di dadanya kemungkinan besar tumor ini adalah jinak. Propolis Sebagai Anti Tumor Ketika Propolis diaplikasikan ke sel-sel tumor malignant dari manusia dan murine secara in vitro dan in vivo, artepillin C menunjukkan efek sitotoksik dan pertumbuhan sel-sel tumor secara nyata terhambat. Artepillin C ini juga terbukti menyebabkan kerusakan yang signifikan terhadap sel tumor solid dan sel-sel leukemis dengan metode MTT assay, DNA synthesis assay dan observasi morfologi in vitro. 

Dalam studi ini, adenoma berkembang menjadi adenocarcinoma dan sel-sel carcinoma besar setelah perlakuan perangsang kanker Fe-NTA. Chia-Nana et al (2004) mengisolasi dan mengkarakterisasi dua prenylflavanones, propolin A dan Propolin B dari propolis Taiwan dan mereka melaporkan ketiganya secara nyata menginduksi apoptosis dalam sel-sel melanoma manusia dan aktivitas xanthine oxidase. 

Aktivitas Propolis sebagai Anti Tumor (Tumorisida) 

Tumor berbeda dengan flek hitam, Berdasarkan analisis DNA-flow cytometric terindikasi bahwa propolin C aktif menginduksi apoptosis dalam sel-sel melanoma manusia dan terjadi pengurangan yang jelas dari fase G2/M dari siklus sel-sel melanoma. Efek ini berasosiasi dengan penghambatan progres siklus sel dan induksi apoptosis. Induksi Apoptosis dengan PM-3 terjadi dalam 48 jam setelah perlakuan pada sel-sel MCF 7. 

Hasil perlakuan menunjukkan efek penghambatan potensial dari CAPE pada perangsangan tumor yang terinduksi oleh TPA dan pembentukan HMdU yang terinduksi oleh TPA dalam DNA dari kulit “tikus uji” sama dengan efek penghambatan dari CAPE pada síntesis DNA, RNA dan protein dalam kultur sel-sel HeLa (Huang et al., 1996). CAPE dan analog ethyl-nya menunjukkan cytotoxicitas yang signifikan pada sel-sel OSF, GNM, dan TSCCa, tetapi tidak pada sel-sel BF.

== Propolis Tumor
Selengkapnya klik »»  Propolis Anti Tumor

Terapi Penyakit Flu, Burung dan Flu Babi (Swine flu)

Flu Burung dan Flu Babi (Swine flu)

swine flu
swine flu
Flu atau Influenza adalah sebuah virus – paket protein dan DNA yang tidak cukup kapasitas untuk bereproduksi sendiri--. Virus ini menginfeksi sebuah sel, membajak permesinan didalamnya dan menggunakannya untuk menggandakan diri. Virus Flu Burung dan Flu Babi berkembang biak sehingga ada begitu banyak salinannya yang  membuat sel meledak dan koloninya tumpah ke mana-mana, termasuk menyebar ke sel-sel yang masih sehat. Virus flu dari babi {H1N1}, sama dengan virus flu dari burung {H5N1}, tergolong pada tipe A virus influenza. manusia, kuda, anjing laut, dan paus juga bisa terinfeksi virus flu tipe ini. Sebagai catatan saja, saat ini ada tiga subtipe yang paling banyak bersirkulasi dalam tubuh manusia, termasuk H1N1.

Virus influenza tipe A dan B {Cuma bersirkulasi diantara manusia} dikarakterkan ke dalam varian genetik yang di sebut ”strain atau turunan”. Turunan baru terus  tumbuh  secara konstan menggantikan turunan-turunan yang sudah lama. Jadi, ketika tubuh mungkin sudah membangun resistensi terhadap sebuah turunan, turunan yang lebih baru bisa jadi mampu menyusup dan menyiasatinya. Dari sini, epidemi  --tingkat insiden penyakit yang cukup tinggi di sebuah  area atau populasi-- dan pandemi  penyebaran penyakit  secara geografi atau global-- bisa menyusul.

Penyebaran Virus Flu

  Kekhawatiran itu kini sedang melanda dunia dari flu babi. Seperti virus flu tipe A lainnya, virus flu babi umumnya menyebar menumpang lewat ludah yang terempas ke udara bebas gara-gara batuk atau bersin. Pencegahan cuma bisa dilakukan dengan menutup mulut dan hidung ketika batuk  atau bersin. Cuci tangan sesering mungkin dan membuang kertas tisu segera setelah pakai jangan digunakan untuk menyeka bagian wajah yang lain juga bisa membantu. 
Ketua labolatorium flu burung universitas airlangga surabaya Choirul Anwar Nidom meminta masyarakat tidak meremehkan gejala influenza.” kata nidom. Menurut nidom, virus flu babi yang mewabah di meksiko merupakan gabungan virus-virus lemah yang ada di tubuh babi. penggabungan secara sempurna yang dilakukan oleh babi meksiko inilah yang lantas menjadikan virus baru bernama flu babi tersebut. ” semua ilmuan kaget dengan meksiko ini,” katanya sambil menambahkan, virus flu babi bisa lebih ganas daripada flu burung dalam urusan kecepatan menyebabkan kematian. Beruntung, dari hasil penelitian yang dilakukannya, saat ini belum di temukan babi lokal indonesia yang membawa virus seperti virus flu babi di meksiko. (Rohman Taufiq, koran tempo, Rabu 29 April 2009)

Saran penggunaan propolis diamond (PD) 
Penanganan paling baik adalah di saat belum terjangkit virus flu, yaitu dengan cara mengkonsumsi rutin Propolis Diamond 5 tetes 2 kali sehari, apabila di suatu area tempat tinggal sudah terdapat anggota masyarakat yang terjangkit penyakit yang mudah meyebar. Baik flu burung, flu babi, demam berdarah, maupun yang lainnya sebaiknya anggota masyarakat yang sehat ditempat tersebut segera minum Propolis Diamond minimal 5 tetes 3 kali sehari, hingga dipastikan masalah penyakit tersebut benar-benar sudah bisa diatasi.

Adapun penanganan bagi yang sudah terkena penyakit flu, baik influenza, flu burung, flu babi dan demam berdarah disarankan sebagai berikut:

Pasien anak-anak, ibu hamil dan manula: Minum Propolis Diamond minimal 3 tetes dicampur dengan sarikurma, atau madu setiap 1 jam sekali.

Pasien Dewasa : Minum Propolis Diamond minimal 5 tetes dicampur dengan sarikurma, atau madu setiap 1 jam sekali.
Selengkapnya klik »»  Terapi Penyakit Flu, Burung dan Flu Babi (Swine flu)

Penyakit Antrax atau Antraks

Antraks atau anthrax adalah penyakit menular

penyakit Antrax
Antraks atau anthrax adalah penyakit menular akut yang disebabkan bakteri Bacillus anthracis dan sangat mematikan dalam bentuknya yang paling ganas. Antraks paling sering menyerang herbivora-herbivora liar dan yang telah dijinakkan, namun juga dapat menjangkiti manusia karena terekspos hewan-hewan yang telah dijangkiti dari hewan yang tertular, atau spora antraks dalam kadar tinggi. Meskipun begitu, hingga kini belum ada kasus manusia tertular melalui sentuhan atau kontak dengan orang yang mengidap antraks. 

Antraks bermakna "batubara" dalam bahasa Yunani, dan istilah ini digunakan karena kulit para korban akan berubah hitam. Infeksi antraks jarang terjadi namun hal yang sama tidak berlaku kepada herbivora-herbivora seperti ternak, kambing, unta, dan antelop. Antraks dapat ditemukan di seluruh dunia.

Ada 4 jenis antraks yaitu:

- antraks kulit;
- antraks pada saluran pencernaan;
- antraks pada paru-paru; 
- antraks meningitis. 

Antraks atau Antrax biasa ditularkan kepada manusia disebabkan berhubungan dengan hewan yang sakit atau hasil ternakan seperti kulit dan daging, atau memakan daging hewan yang tertular antraks. Selain itu, penularan juga dapat terjadi bila seseorang menghirup spora dari produk hewan yang sakit misalnya kulit atau bulu yang dikeringkan. Antraks dapat memasuki tubuh manusia melalui usus kecil, paru-paru (dihirup), atau kulit (melalui luka). Antraks tidak mungkin tersebar melalui manusia kepada manusia. 

Beberapa gejala-gejala antraks atau Antrax (tipe pencernaan) adalah mual, pusing, muntah, tidak nafsu makan, suhu badan meningkat, muntah bercampur darah, buang air besar berwarna hitam, sakit perut yang sangat hebat (melilit) atau (untuk tipe kulit) seperti borok setelah mengkonsumsi atau mengolah daging asal hewan sakit antraks atau antrax

Adapun daging hewan yang terkena antraks mempunyai ciri-ciri sebagai berikut: berwarna hitam, berlendir, berbau

Saran Penggunaan Propolis Diamond

 Apabila muncul gejal Antrax minum Propolis Diamond 10 tetes setiap 1 jam dicampur dengan sari kurma atau madu, sampai keadaan membaik. 

Anjuran Tambahan

 Tidak memakan daging hewan yang berasal dari daerah yang teridentifikasi tertular penyakit Antraks
Selengkapnya klik »»  Penyakit Antrax atau Antraks

Popular Posts

Propolis Diamond Membantu :

Proses peremajaan (regenerasi) sel
  • Mempertahankan dan menjaga stamina tubuh
  • Meningkatkan sistem imunitas

Termasuk mencegah dan mengobati penyakit-penyakit sbb:


  • Sakit kepala, migrain, rambut rontok, insomnia, stress akibat tekanan kerja
  • Rambut beruban, ketombe, mata merah, infeksi mata, infeksi hidung, sakit kerongkongan dan tenggorokan
  • Infeksi telinga, gusi berdarah, sakit gigi, tumor otak, stroke, gangguan syaraf dan gagap, sinusitis, katarak, telinga bernanah, epilepsi, dan sebagainya.
  • Kesuburan, keracunan, batu ginjal, ketergantungan narkoba dan rokok, kena bisa hewan berbisa, rabies
  • Kencing manis, kencing tidak lancar, Ketegangan bahu, kegemukkan, rematik, pegal linu, lemah, letih dan lesu
  • Asam urat, TBC, sakit paru-paru, asma, sesak nafas, tuberkulosis (batuk kering), batuk berdahak, demam
  • Masalah jantung, hati, sistem percernaan, masalah hati dan limpa, kolon, perut, ulser, wasir, fibroid, sembelit
  • Sindrom Pra-haid (PMS), sakit punggung, flu , kejang, saraf, tekanan darah tinggi/rendah, diabetes, kanker, sendi
  • Kolesterol, menambah nafsu makan, lupus, dan sebagainya.
  • keriput, masalah kulit, luka kering/mengelupas, bintik-bintik, cacar air, kutu air, bisul, jerawat hitam, eksim, panu, kadas, kurap, luka bedah, luka bakar, herpes, dan sebagainya.